Selain itu, pertumbuhan nasabah cicil emas dan gadai emas BSI dalam kurun waktu tiga tahun terakhir juga melesat sekitar 111% mencapai hampir 600ribu orang.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan mencermati fenomena ini BSI terus mengedukasi masyarakat bahwa waktu yang tepat beli emas adalah sekarang .
”Karena, tren harga emas dalam jangka panjang akan terus naik, karena itu sifatnya tidak untuk trading jangka pendek,”ujarnya.
Anggoro mengatakan antusias minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi.
Selain karena instrumen emas ini unik, emas juga menjadi investasi yang aman dan mudah sesuai dengan prinsip syariah.
Tren investasi emas juga mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah, sehingga dengan potensi muslim terbesar di dunia, ruang pertumbuhan bank syariah cukup besar.
Anggoro menambahkan terus mendorong literasi emas agar masyarakat bisa menikmati manfaat investasi emas dalam jangka panjang.
“Nasabah yang membeli emas tahun lalu sudah bisa menikmati hasilnya. Mereka pasti bahagia,” ujarnya
Senada dengan hal tersebut, sambutan positif juga datang dari salah satu nasabah BSI bernama Fandi.
“Dulu saya cicil emas dengan harga emas Rp1,4 juta, dan saat ini saya merasa beruntung dengan kenaikan emas yang mencapai Rp2,1 juta. Investasi ini sangat membantu untuk perencanaan masa depan terutama kebutuhan perencanaan pendidikan anak untuk jangka panjang,’’ ucapnya.














