Faktor kedua, keluarnya dana investor asing dari negara-negara emerging market, karena melambatnya pertumbuhan ekonomi di negara-negara global.
Sedangkan faktor terakhir adalah neraca perdagangan Indonesia yang defisit, di mana hal ini dinilai Ito harus diperhatikan oleh pemerintah.
Adapun, pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, pergerakan IHSG telah membaik dan menguat cukup signifikan sebesar 3 %, ke level 4.745,87 poin.
Meski demikian, IHSG masih melemah cukup jauh, jika dibandingkan dengan capaian tertinggi IHSG yang berada di level 5.200,69 poin pada 29 Mei 2013.













