JAKARTA-Komisi X DPR menilai kebijakan Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang menaikkan gaji Aparat Sipil Nasional (ASN), termasuk gaji guru pada 2025 merupakan langkah strategis mendongkrak kualitas SDM ke depan. Apalagi diprediksi Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2035, sehingga perlu kualitas SDM yang unggul. “Perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan guru ini menjadi penyemangat untuk kreatifitas dan tanggungjawab atas kewajiban para guru kepada anak didik dan sekolah,” kata Anggota Komisi X DPR, Karmila Sari di Jakarta, Senin (2/12/2024).
Diakui Karmila, bahwa salah satu faktor keputusan menaikkan gaji PNS adalah untuk peningkatan kesejahteraan guru. Namun demikian, setiap kebijakan akan berhasil apabila terus dilakukan pengawasan. Hanya saja, Politisi perempuan muda Partai Golkar itu minta bahwa kenaikkan gaji guru itu, harus diiringi pula dengan peningkatan sarana dan prasana. Sehingga terjadi pemerataan pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. “Pasalnya, melihat Indonesia itu tidak hanya di kota-kota besar tapi juga daerah pinggiran Indonesia,” terangnya lagi.
Dengan pemerataan infrastruktur sekolah, lanjut Karmila, maka bisa mempermudah penilaian terhadap kualitas guru. Karena itulah, sangat penting peningkatan jaringan internet untuk memudahkan transformasi buku e digital. Lalu, penyediaan perangkat komputer. “Serta pemberian reward and punishment untuk para guru untuk mempermudah peningkatan kinerja para guru,” imbuh Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera Bagian Utara Partai Golkar.















