JAKARTA-PT Indosat Tbk (ISAT) pada Kuartal III-2020 mencatatkan rugi bersih sebesar Rp457,5 miliar atau lebih tinggi dibanding periode yang sama 2019 senilai Rp284,6 miliar.
Namun, pendapatan Indosat selama sembilan bulan pertama tahun ini tercatat mengalami peningkatan.
Berdasarkan keterbukaan informasi ISAT yang dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (3/11), pada Kuartal III-2020 jumlah pendapatan Indosat tercatat meningkat menjadi Rp20,59 triliun dari Rp18,85 triliun pada Kuartal III-2019.
Namun, total beban ISAT selama sembilan bulan pertama tahun ini mengalami peningkatan menjadi Rp18,84 triliun dari Rp17,33 triliun pada periode yang sama 2019.
Adapun rugi sebelum pajak penghasilan yang dicatatkan ISAT pada Kuartal III-2020 sebesar Rp401,88 miliar dan jumlah beban pajak penghasilan senilai Rp16,15 miliar.
Sehingga, ISAT membukukan rugi periode berjalan pada kuartal ketiga tahun ini sebesar Rp418,03 miliar atau lebih besar dibanding pada Kuartal III-2019 yang senilai Rp256,19 miliar.
Dengan jumlah laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp39,48 miliar, maka rugi bersih ISAT pada Kuartal III-2020 tercatat Rp457,5 miliar.
Per 30 September 2020, jumlah liabilitas ISAT tercatat menurun menjadi Rp48,55 triliun dari Rp49,11 triliun pada 31 Desember 2019.













