ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Makroekonomi

Ketahanan Fiskal Rapuh, Resesi Ekonomi Menanti?

gatti Reporter : gatti
11 Jan 2021, 11 : 39 PM
3k 190
0
Jasmerah merupakan pesan yang masih sangat relevan sampai saat ini. Karena para elit bangsa Indonesia cenderung meninggalkan sejarah. Melupakan sejarah.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Dr Anthony Budiawan

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

Oleh: Dr Anthony Budiawan

Ketahanan fiskal atau fiscal sustainability adalah istilah teknis untuk mengukur tingkat kesehatan fiskal dan keuangan negara.

yaitu, sejauh mana pemerintah mampu mempertahankan tingkat pendapatan dan belanja negara saat ini, dan mampu menjaga kesinambungan jangka panjang tanpa mengancam solvabilitas keuangan pemerintah, atau gagal bayar.

BacaJuga :

Hamdan Zoelva Soroti Polemik HPL dan Putusan Serta Merta dalam Seminar Hukum Agraria di PSHA FH Usakti

Menguji Kesetaraan Kompetisi dalam Pemilu

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Ketahanan fiskal saat ini semakin mengkhawatirkan, semakin memburuk, semakin rapuh.

Kondisi seperti ini sudah terjadi jauh sebelum pandemi Covid-19. Pandemi hanya mempercepat proses dari kondisi buruk menjadi gawat darurat.

Alasannya sebagai berikut.

Pertama, rasio pajak, yaitu rasio penerimaan perpajakan (pajak ditambah bea dan cukai) terhadap PDB memperlihatkan tren turun, dari 11,4 persen pada 2014 menjadi 9,8 persen pada 2019: sebelum pandemi. Kemudian rasio ini turun lagi menjadi sekitar 8,3 persen pada 2020.

Padahal pada 2016/2017 ada program tax amnesty yang katanya akan membuat penerimaan pajak naik pesat.

Ternyata hanya isapan jempol belaka. Hanya propaganda untuk memberi pengampunan kepada pengemplang pajak. Program tax amnesty gagal total, rasio pajak masih turun terus.

Kalau termasuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), rasio pendapatan negara terhadap PDB turun lebih tajam, dari 15,3 persen pada 2014 menjadi 12,3 persen pada 2019.

Kemudian anjlok menjadi hanya sekitar 10,0 persen pada 2020. Rasio pendapatan negara yang sangat rendah ini, salah satu terendah di dunia, masuk kategori gawat darurat. Unsustained.

Diperkirakan, rasio pendapatan negara terhadap PDB di tahun-tahun mendatang masih akan turun, mengikuti tren penurunan sejak 2008.

Karena pertumbuhan pajak maupun PNBP jauh lebih rendah dari pertumbuhan PDB. Hanya tinggal masalah waktu saja kapan fiskal dan keuangan negara akan kolaps.

Kedua, di sisi pengeluaran, beban bunga utang semakin tidak terkendali membebani fiskal.

Rasio beban bunga utang terhadap penerimaan perpajakan naik dari 12,6 persen pada 2014 menjadi 17,8 persen pada 2019. Rasio ini melonjak tajam menjadi sekitar 27 persen pada 2020. Artinya, Pandemi mempercepat proses kerapuhan fiskal.

Padahal pembiayaan defisit anggaran 2020 sebagian besar dibebani kepada Bank Indonesia. Jumlahnya mencapai Rp650 triliun dari defisit anggaran Rp 956 triliun. Dan sebagian besar tanpa dikenai bunga.

Utang Terus Membengkak

Pertumbuhan beban bunga utang juga mengkhawatirkan. Terus membengkak. Mencapai rata-rata 15,7 persen per tahun, compound, selama lima tahun pemerintahan Joko Widodo.

Sedangkan selama sepuluh tahun pemerintahan SBY, beban bunga utang hanya naik rata-rata 8,51 persen per tahun, compound.

Ketiga, fiskal Indonesia mengalami defisit anggaran terus-menerus sejak 2000. Jumlahnya semakin lama semakin besar.

Rasio defisit anggaran terhadap PDB mencapai rata-rata 2,32 persen per tahun selama periode 2015 hingga 2019. Rasio defisit anggaran pada 2020 meroket menjadi sekitar 6,2 persen.

Halaman :
12Berikutnya
Tags: defisitDr Anthony BudiawanKetahanan fiskalPolitical Economy and Policy StudiesRasio defisit anggaran
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian Dengan Skala Lebih Luas

Berita Selanjutnya

Tekmira Kembangkan Anoda Baterei Berbahan Dasar Batubara

Berita Terkait

Bawaslu Konsisten Mengawal Demokrasi
Nasional

Panggilan Menjaga Kedaulatan Rakyat

14 Feb 2026, 3 : 14 PM
Kunjungi Serta Berikan Bantuan Korban Bencana di Pacitan, Novita Hardini: Kebutuhan Dasar Harus Segera di Penuhi
Makroekonomi

Kunjungi Serta Berikan Bantuan Korban Bencana di Pacitan, Novita Hardini: Kebutuhan Dasar Harus Segera di Penuhi

13 Feb 2026, 10 : 01 AM
Hamdan Zoelva Soroti Polemik HPL dan Putusan Serta Merta dalam Seminar Hukum Agraria di PSHA FH Usakti
Hukum

Hamdan Zoelva Soroti Polemik HPL dan Putusan Serta Merta dalam Seminar Hukum Agraria di PSHA FH Usakti

12 Feb 2026, 7 : 09 PM
Kontestasi Pemilihan dan Keadilan Sosial
Nasional

Menguji Kesetaraan Kompetisi dalam Pemilu

11 Feb 2026, 5 : 49 PM
KIJA Incar Marketing Sales di 2022 Capai Rp1,7 Triliun
PROPERTI

Jababeka (KIJA) Cetak Marketing Sales Rp3,6 Triliun pada 2025, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

10 Feb 2026, 8 : 40 PM
Kuartal I-2024, DMAS Raup Marketing Sales Rp 560 Miliar
PROPERTI

Puradelta Lestari (DMAS) Catat Marketing Sales Rp1,6 Triliun pada 2025

10 Feb 2026, 8 : 27 PM
Berita Selanjutnya
Tekmira Kembangkan Anoda Baterei Berbahan Dasar Batubara

Tekmira Kembangkan Anoda Baterei Berbahan Dasar Batubara

Besok, 15 Juta Bahan Baku Vaksin COVID-19 Sinovac Tiba di Indonesia

Besok, 15 Juta Bahan Baku Vaksin COVID-19 Sinovac Tiba di Indonesia

Pemerintah Upayakan Tambahan 36 Ribu Tempat Tidur Untuk Pasien COVID-19

Pemerintah Upayakan Tambahan 36 Ribu Tempat Tidur Untuk Pasien COVID-19

Berita Populer

  • Kematian YBS dan Gestur Politik Murahan Bupati Sikka

    Kematian YBS dan Gestur Politik Murahan Bupati Sikka

    3303 shares
    Share 1321 Tweet 826
  • Turun 0,07%, IHSG Pagi Ini ke 7.929,744 Terbebani Saham BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, TLKM dan UNVR

    3253 shares
    Share 1301 Tweet 813
  • Solider dengan Mgr Paskalis, Umat Katolik Tuntut Transparansi Lewat Aksi Seribu Lilin

    3246 shares
    Share 1298 Tweet 812
  • Luncurkan GMA Affiliate Mega Pro, Gus Choi: Bisnis Gotong Royong Untuk Mencapai Kesejahteraan

    3516 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Puradelta Lestari (DMAS) Catat Marketing Sales Rp1,6 Triliun pada 2025

    3245 shares
    Share 1298 Tweet 811

Opini

3 Jam Diskusi Panas di Bekasi: Komitmen Nyata Lawan Narkoba, Bullying, Pendidikan

3 Jam Diskusi Panas di Bekasi: Komitmen Nyata Lawan Narkoba, Bullying, Pendidikan

15 Feb 2026, 8 : 37 AM
Pelindo Labuan Bajo Sub Regional Bali Nusra dan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Sinergi Perkuat Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Pelindo Labuan Bajo Sub Regional Bali Nusra dan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Sinergi Perkuat Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

14 Feb 2026, 3 : 08 PM
IHSG, bursa saham, sekuritas

IHSG Ditutup Turun 0,64% ke 8.212,271, Bareng Bursa Asia

13 Feb 2026, 7 : 37 PM
Deklarasi Kepengurusan DPD GMNI DKI Jakarta Periode 2026–2028: Komitmen Persatuan dan Penguatan Marwah Organisasi

Deklarasi Kepengurusan DPD GMNI DKI Jakarta Periode 2026–2028: Komitmen Persatuan dan Penguatan Marwah Organisasi

13 Feb 2026, 6 : 27 PM
Awal Perdagangan, IHSG Naik Kembali Tembus Level 7.000

IHSG Sesi Turun 0,57% ke 8.218,566 Dipicu Saham Perbankan

13 Feb 2026, 2 : 32 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.