“Kami melihat, Ibu Puan ini punya keistimewaan sebagai politisi perempuan. Sebagai sesama perempuan, tentu kami dukung,” terangnya.
Merujuk Data Kementerian Sosial (Kemensos), jumlah penyandang disabilitas saat ini mencapai 24 Juta individu.
Meski kata Liani jumlah ini bisa saja lebih banyak jika dilakukan pendataan lebih dalam lagi di seluruh daerah Indonesia.
“Tentu rakyat Indonesia mengenal Ibu Puan karena pernah jadi Menteri juga dan saat ini jadi Ketua DPR RI. Bagi kami, karena beliau perempuan dan seorang ibu, tentu saja diyakini memiliki hati yang memahami kebutuhan para penyandang disabilitas. Bagaimana pun anak yang terlahir dengan kondisi serba terbatas itu pasti sangat dekat dengan ibunya, bahkan Ibunya sendiri yang setia mendampingi dia sepanjangan hidupnya, dilatih agar mandiri ya dari sosok seorang ibu,” jelas Liani.
Apalagi saat dipantau melalui media massa, Puan kata Liani punya perhatian istimewa pada penyandang disabilitas.
Misalnya saat Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu meninjau dan menyaksikan vaksinasi di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, pada September lalu.
Saat itu Puan sedang menyaksikan ribuan orang bergiliran datang dan mengantre di Pasar Ikan Modern Muara Baru untuk melakukan vaksinasi, dan di antara ribuan orang itu, Puan tertarik menemani anak difabel berusia 12 tahun yang ikut menerima dosis pertama vaksin Covid-19.













