Fauzi Bahar juga meminta agar jangan ada lagi orang atau kelompok yang mengatasnamakan orang Minang.
Isu liar semacam ini menimbulkan citra negatif.
Padahal, orang Minang selalu berfikir untuk orang banyak.
“Dan pemindahan IKN bermanfaat bagi orang banyak. Jadi tidak mungkin masyarakat Sumbar menolak,” terangnya.
Fauzi mengaku sudah merasakan betapa padatnya Jakarta maka wajar kalau IKN dipindahkan.
Namun demikian pusat perekonomian tetap ada di Jakarta.
“Jadi tidak ada yang dirugikan, bahkan ada masyarakat akan untung,” ulasnya.
“Saya sudah 15 tahun hidup di Jakarta ini, jadi merasakan sumpeknya daerah ini, sehingga wajar adanya pemindahan IKN, tapi tidak memindahkan pusat perekonomiannya, tentunya Presiden dan Para Menteri serta Anggota DPR-RI sudah melakukan kajian, jadi jangan perkeruh suasana,” kata Fauzi Bahar.
Berdasarkan pengamatan dan pengalaman Fauzi Bahar, sampai saat ini memang belum ada keberatan dari masyarakat Sumatera Barat atas pemindahan IKN.
Kalau ada yang mengatakan atas nama masyarakat Sumbar, jelas itu hanya pembohongan publik dan tidak benar adanya.
Sehari sebelumnya, DR. Fauzi Bahar, M.Si., Datuak Nan Sati bersama pengurus inti LKAAM Sumbar mendatangi Polda Sumatera Barat, Rabu (15/2/2022).













