JAKARTA-Polemik pernyataan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok saat berdialog dengan masyarakat Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu yang menyebut-nyebut Al Quran kitab suci umat Islam terutama surah Al Maidah ayat 51 yang kemudian menjadi kontroversi panas dan menjadi viral di media sosial serta menjadi perdebatan panas di kalangan umat Islam Indonesia.
Efek domino dari permasalahan tersebut, ratusan Islam sejabodetabek dan beberapa daerah berencana akan menggelar demo besar-besaran di beberapa tempat diJakarta pada tanggal 4 November 2016 dengan agenda, menuntut Ahok dengan dugaan tuduhan penistaan agama.
Berbagai pro dan kontra kalangan dan elemen masyarakat di seluruh Indonesia bergema panas seiring semakin dekatnya hari pelaksanaan demo akbar.
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menegaskan dirinya siap menerima para demonstrans manakala akan menemui dirinya. “Saya tidak akan ikut unjuk rasa, namun kalau demonstran mau ke MPR, saya siap menerimanya,” ungkapnya katanya saat jumpa pers di ruang Press Room Parlemen, Lobby Gedung Nusaantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (03/11/2016).
Zulkifli menaruh perhatian soal permasalahan yang sangat kental bermuaatan SARA tersebut. Oleh karena itu, Ketua umum PAN ini meminta agar masyarakat bijak menyikapi aksi demo besok. “Semua harus menyikapinya dengan sangat hati-hati,” tegasnya














