DENPASAR-Sejumlah pastor, suster, bruder, frater dan utusan dari Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) mengikuti pelatihan public speaking di Pusat Karya Pastoral Keuskupan Denpasar, 16-19 Agustus 2016. Pelatihan yang digelar oleh Komsisi Komunikasi Sosial (Komsos) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) bekerjasama dengan Komisi Komsos Keuskupan Denpasar ini dibuka dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Denpasar Mgr Silvester San, Selasa, 16/08.
Setelah Misa, peserta menuju tempat pelatihan untuk mengikut seremoni pembukaan. Dalam acara pembukaan di aula Pusat Karya Pastoral Keuskupan Denpasar itu, Mgr Silvester San mengingatkan, menghadapi kemajuan teknologi dan perkembangan media komunikasi, para pewarta Kabar Gembira tetap harus menguasai teknik berbicara di depan umum atau public speaking. “Walaupun media komunikasi berkembang sangat pesat, menyampaikan pesan Injil secara lisan dan tatap muka masih sangat penting,” katanya.
Apalagi untuk umat dan masyarakat di Keuskupan Denpasar yang berasal dari aneka asal dan budaya.
Selain itu, Mgr Silvester San juga mengingatkan pentingnya para pewarta menguasai teknik berbicara langsung kepada orang banyak, termasuk dengan media audio-visual seperti radio dan televisi. Kebetulan, para pewarta Keuskupan Denpasar punya peluang untuk mengisi acara rohani di sejumlah radio dan televisi daerah. “Pelatihan public speaking ini akan membantu karya pastoral lewat media massa tersebut,” ujarnya.













