Perkembangan Transaksi PBK, SRG dan PLK
Nilai transaksi PBK pada periode Januari–Juli 2025 (notional value) mencapai Rp25.964 triliun dengan volume mencapai 8,17 juta lot.
Dalam transaksi PBK, baik nilai maupun volume mengalami kenaikan masing-masing sebesar 50,9 persen dan 5,4 persen (year-on-year).
Adapun nilai penerbitan resi gudang periode Januari–Agustus 2025 tercatat Rp1,28 triliun dengan jumlah volume barang sebanyak 68,36 ribu ton untuk 330 resi gudang.
Nilai transaksi SRG tersebut didukung transaksi beberapa komoditas, sepertitimah, kopi, rumput laut, ikan, kedelai, tembakau, gula, beras, dan gabah.
Sementara itu, nilai transaksi PLK pada Januari–Agustus 2025 mencapai Rp15,86 miliar.
Nilai ini merupakan representasi dari beberapa penyelenggara lelang di Riau, Aceh, dan Jawa Barat dengan frekuensi penyelenggaraan lelang total sebanyak 31 kali.














