Letkol Arie Sutrisno dari TNI sebagai mitra dalam agenda ini menjelaskan, sepanjang tanggal itu Ekspedisi Pelayaran Hari Santri Nasional menjadi bagian tak terpisahkan. Pelayaran dengan menggunakan kapal perang bakal diikuti 1000 santri dengan melibatkan badan otonom, pesantren, dan ormas-ormas Islam. “Panitia yang sudah dibentuk kini sedang berkoordinasi dengan pihak kapal perang,” katanya.
Menurut Arie, rangkaian kegiatan hari santri nasional dilakukan oleh gugus tugas “Nusantara” alias NU, santri, dan tentara. “Hari Santri Nasional, jangan sampai menjadi sekadar pengumuman tapi mempunyai efek membangkitkan apa yang dicita-citakan Bapak Presiden yang hendak menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” pungkasnya.














