JAKARTA-Kinerja PT Asuransi Tri Pakarta (Asuransi Tripa) mengalami peningkatan yang ditandari dengan laba perusahaan yang terus mengalami perbaikan dari Rp 4 Miliar di tahun 2014 menjadi Rp 15,3 Miliar pada tahun 2015 dan menjadi Rp 20,6 Miliar pada tahun 2016.
Direktur Utama Asuransi Tripa, Gatot Siswoyo menjelaskan produk premi Asuransi Tripa sendiri mengalami peningkatan sebesar Rp 47 Miliar dari sebelumnya di tahun 2015 sebesar Rp 607 Miliar dan di tahun 2016 menjadi Rp 653,68 Miliar atau naik sebesar 7,7%.
“Kenaikan ini masih sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata kenaikan premi industri asuransi umum yang sebesar 5,2%,” terangnya.
Namun demikian, pencapaian ini masih lebih rendah apabila dibanding produksi premi tahun 2014 yang sebesar Rp 722 Miliar. Penurunan produksi tersebut jelasnya merupakan strategi manajemen untuk menyehatkan kondisi perusahaan.
Produksi premi yang berasal dari Kendaraan Bermotor yang sebelumnya sebesar 31% dari total produksi tahun 2014, diturunkan menjadi 15% dari total produksi di tahun 2016.
Perubahan portofolio tersebut disebabkan kebijakan manajemen yang melihat bahwa asuransi kendaraan bermotor memiliki kontribusi yang sangat tinggi terhadap pencapaian produksi. Namun juga memiliki klaim rasio yang tinggi.














