ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Makroekonomi

Utang Perusahaan Swasta Perlu Diwaspadai

gatti Reporter : gatti
20 Jul 2013, 12 : 06 AM
3k 158
0
3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

BacaJuga :

BI-Rate Tetap 4,75%, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

PP Persero (PTPP) Tuntaskan Pembangunan Gedung UIN Malang Rp674,66 Miliar

JAKARTA-Otoritas  pembuat kebijakan di Indonesia harus mewaspadai perkembangan yang terjadi pada neraca keuangan perusahaan-perusahaan swasta di dalam negeri  menyusul posisi mata uang rupiah yang terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Langkah antisipasi dilakukan karena sekitar 88 persen dari hutang luar negeri swasta saat ini merupakan hutang berdenominasi dollar AS yang sebagian besar utang digunakan sektor spekulatif. “Dollar AS terus menguat. Dan ini bisa menganggu cash flow perusahaan swasta yang berutang dalam dollar AS. Dampaknya, bisa negatif terhadap kondisi makro kita kalau tidak dicari jalan keluarnya,” ujar pengamat ekonomi Asosiasi Ekonomi dan Politik Indonesia, Salamuddin Daeng di Jakarta, Jumat (19/7).
Menurut dia, akumulasi utang luar negeri swasta ini tidak boleh dianggap enteng. Apalagi secara bruto, jumlah  hutang luar negeri terus meningkat jumlahnya. Kenaikan terlihat pasca krisis keuangan global naik sebesar 70 persen dalam tiga tahun terakhir, di mana untuk pertama kalinya hutang luar negeri swasta bruto kini melampaui hutang luar negeri pemerintah. “Dan ini mengkhawatirkan,” kata dia.
Dia mengatakan, peningkatan hutang luar negeri telah mengakibatkan kebutuhan pembiayaan luar negeri Indonesia meningkat tajam sejak tahun 2011. Saat ini, total pembayaran pengembalian hutang tercatat sebesar 43 miliar dollar AS di kuartal IV -2012, atau naik dari 15 miliar dollar AS di kuartal I-2011.
Dia mengaku, cadangan devisa Indonesia tetap dalam posisi yang lebih dari cukup untuk mengatasi kebutuhan keuangan eksternal jangka pendek. Tetapi perlu diwaspadai karena rasio  hutang luar negeri jangka pendek terhadap cadangan devisa terus meningkat dari 40 persen menjadi 50 persen dalam satu tahun terakhir seiring. Ini artinya, peningkatan pertumbuhan pinjaman luar negri yang melebihi dari pertumbuhan cadangan devisa.   Untuk itu kata dia,  pemerintah hasrus menyiapkan skenario mengantisipasi dampak buruk meningkatnya utang swasta. “Kecepatan dari pertumbuhan pinjaman dalam mata uang asing yang berkontribusi sebesar 15 persen dari total pinjaman perbankan juga merupakan sumber penggerak kerentanan nilai tukar,” kata dia.
Gejolak nilai tukar saat ini jelas dia memberi kontribusi kerentanan dari sisi makro ekonomi Indonesia. Penyebab tekanan  ekonomi Indonesia  kata dia adalah meningkatnya impor dan menurunnya ekspor memicu defisit transaksi berjalan.  “Di tahun 2012, defisit neraca berjalan mencapai 24,2 miliar dollar AS, merupakan defisit setahun penuh pertama kali dalam 14 tahun terakhir, yang juga merupakan cerminan dari mengecilnya surplus perdagangan barang yang turun dari 34,8 miliar dollar AS di tahun 2011 menjadi 8,4 miliar dollar AS di tahun 2012,” kata dia.
Selain itu, lanjut dia tekanan terhadap ekonomi Indonesia juga dipicu oleh meningkatnya pembayaran utang pokok dan bunga utang luar negeri yang menyedot devisa. “Keselamatan ekonomi bergantung pada investasi fortopolio dan tambahan utang luar negeri, yang justru akan mempercepat ekonomi ambruk,” jelas dia.
Karena itu, dia meminta pemerintah untuk menahan diri terhadap keinginan berutang sebab beberapa tahun terakhir keseimbangan primer pada APBN selalu negatif.
Pemerintah ujar dia harus  menghemat belanja-belanja rutin seperti belanja barang dan jasa karena boros, daripada menambah utang baru. “Seharusnya belanja-belanja non belanja modal harus dikurangi. Tapi untuk belanja modal tetap harus meningkat,” kata dia

Scroll untuk lanjutkan membaca.
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Kredit KPR Bank BJB Tumbuh 209 %

Berita Selanjutnya

Menjaga Rupiah Tidak Bisa Tambal Sulam

Berita Terkait

OJK Bakal Ungkap  Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen
Investasi

OJK Bakal Ungkap Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen

20 Feb 2026, 11 : 03 PM
Kadin Nilai Tarif Resiprokal 19 Persen AS Sangat Kompetitif
Perdagangan

Kadin Nilai Tarif Resiprokal 19 Persen AS Sangat Kompetitif

20 Feb 2026, 12 : 42 AM
BI: Kredit Perbankan Tumbuh 12,40% di Kuartal I-2024
Makroekonomi

BI-Rate Tetap 4,75%, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

19 Feb 2026, 7 : 46 PM
PP Perseroan Terbitkan Obligasi Rp434,62 Miliar Untuk Bayar Utang
PROPERTI

PP Persero (PTPP) Tuntaskan Pembangunan Gedung UIN Malang Rp674,66 Miliar

18 Feb 2026, 8 : 32 AM
DPRD Manggarai Barat Rekomendasikan Bentuk Satgas Penertiban Kapal Wisata
Pariwisata

DPRD Manggarai Barat Rekomendasikan Bentuk Satgas Penertiban Kapal Wisata

16 Feb 2026, 7 : 51 PM
Ketum Partai Pembaruan Bangsa Minta Prabowo Bentuk BUMN Digital, Ini Alasannya
Industri

Ketum Partai Pembaruan Bangsa Minta Prabowo Bentuk BUMN Digital, Ini Alasannya

16 Feb 2026, 7 : 24 PM
Berita Selanjutnya
Indef: Perilaku Bisnis  Freeport Buruk

Menjaga Rupiah Tidak Bisa Tambal Sulam

Pemerintah Tak Serius Atasi Kejahatan

LPI Pasangkan Jokowi-Rizal Ramli

Berita Populer

  • PSN Tambak Udang Harus Jadi Peluang Nyata Bagi SDM Lokal Sumba Timur

    PSN Tambak Udang Harus Jadi Peluang Nyata Bagi SDM Lokal Sumba Timur

    3252 shares
    Share 1301 Tweet 813
  • Turun 0,25%, IHSG Sesi I ke 8.289,084 Terbebani Saham BBCA, BMRI, BBRI dan TLKM

    3250 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • IHSG Turun 0,43% ke 8.274,081 Terbebani Saham BBCA, BBRI dan BMRI

    3246 shares
    Share 1298 Tweet 812
  • Awal Puasa Dimulai Pada Kamis 19 Februari 2026

    3246 shares
    Share 1298 Tweet 812
  • Luncurkan GMA Affiliate Mega Pro, Gus Choi: Bisnis Gotong Royong Untuk Mencapai Kesejahteraan

    3530 shares
    Share 1412 Tweet 883

Opini

Kesepakatan Impor Energi dengan USA Tidak Mengubah Arah Kemandirian Energi Nasional

Kesepakatan Impor Energi dengan USA Tidak Mengubah Arah Kemandirian Energi Nasional

20 Feb 2026, 9 : 32 PM
Hingga Maret, APBN 2024 Surplus Rp 8,1 Triliun

Personel Alih Daya (PADA) Tarik Kredit Rp50,5 Miliar dari Bank DKI

20 Feb 2026, 7 : 02 PM
Laba Panin Sekuritas Anjlok 47,49% pada 2023

Naik 68,8%, Panin Sekuritas (PANS) Bukukan Laba Rp191,05 Miliar pada 2025

20 Feb 2026, 6 : 53 PM
Dipicu Saham TLKM, UNVR, ASII, BUMI dan DEWA, IHSG Sesi I Turun 53% ke 8.079,321

IHSG Turun Tipis 0,03% ke 8.271,767

20 Feb 2026, 6 : 31 PM
Cari Modal Kerja, NAIK Bidik Dana IPO Maksimal

Mau Akuisisi Jungleland Asia, JGLE Gelar Rights Issue Rp414 Miliar

20 Feb 2026, 5 : 27 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
Âİ 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

Âİ 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

Âİ 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.