Pengalaman ini sering dialami dari suatu tempat keramaian ke tempat yang lain. Lambat laun tabungan mereka terkuras.
Namun untuk memiliki tempat sendiri untuk jualan, rasanya sesuatu yang tidak mungkin.
Seperti biasa, mereka selalu mendapat informasi terkait jadwal acara keramaian di seluruh wilayah Jabodetabek.
Dan pada waktu itu, mereka mendapat tawaran untuk mengisi booth minuman di GBK, tempat dirayakannya Misa Kudus bersama Paus Fransiskus untuk umat Katolik seluruh Indonesia.
Ketika mendaftarkan diri untuk ikut jualan dan sewa booth, mereka harus menerima kenyataan bahwa tempat jual harus diundi. Ada dua tempat yakni, di Stadion GBK dan Stadion Madya.
Berdasarkan pengalaman, semua penjual UMKM maunya jualan di Stadion GBK. Joni dan Inna harus menerima kenyataan ketika mereka mendapat tempat di Stadion Madya.
Namun ternyata justru Stadion Madya itulah berkah yang terselubung baginya.
Di Stadion Madya inilah, sebagian besar dipenuhi oleh anak-anak sekolah yang hadir dalam misa tersebut. Sementara orang-orang dewasa berada di Stadion GBK.
Anak-anak kecil inilah yang menjadi pembeli utama minumannya.
Mereka mengaku sangat kewalahan ketika melayani pembeli.
Bahkan untuk berfoto saja untuk mengabadikan momen saja tidak ada.














