JAKARTA-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap terus menggenjot pemulihan ekonomi nasional dengan berbagai program kegiatan.
Salah satunya diversifikasi usaha nelayan yang melibatkan peran wanita nelayan.
Upaya ini dilakukan KKP dengan mengedepankan keadilan dan kesetaraan gender bagi masyarakat kelautan dan perikanan.
Melalui kebijakan pengarustamaan gender (PUG) KKP berupaya mencetak wanita nelayan tangguh dan berdaya saing.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Muhammad Zaini, mengatakan langkah ini merupakan upaya KKP untuk memberdayakan dan meningkatkan kompetensi wanita nelayan.
Selain dapat menyokong perekonomian keluarga, para wanita nelayan didorong agar dapat mengambil peran sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat pesisir.
“Jadi tidak hanya mengurus rumah tangga saja, tapi juga dapat mengembangkan potensinya melalui kegiatan diversifikasi usaha nelayan. Salah satunya dengan memproduksi batik ikat celup menggunakan pewarna alam pohon bakau dan tumbuhan lainnya,” ujarnya, Jumat (12/11/2021).
Selain diberikan bimbingan teknis pada kegiatan diversifikasi usaha, para wanita nelayan juga diberikan sejumlah bantuan berupa peralatan produksi untuk menunjang kegiatan membatik.















