JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Perusahaan teknologi konsumer global berbasis kecerdasan buatan (AI), Glance, menjalin kemitraan strategis dengan Integral Ad Science (IAS), platform terkemuka dunia dalam pengukuran dan optimalisasi iklan digital. Kolaborasi ini menghadirkan berbagai fitur pengukuran dan verifikasi iklan digital di platform Glance yang menjangkau sekitar 250 juta pengguna di India dan Indonesia.
Melalui kerja sama tersebut, IAS akan menyediakan layanan verifikasi independen untuk penayangan iklan digital di ekosistem Glance. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas periklanan, transparansi, serta akuntabilitas bagi para brand dan pengiklan dalam mengukur performa kampanye iklan di seluruh platform Glance.
Secara global, hampir sepertiga iklan digital tidak terlihat oleh pengguna, yang berdampak pada pemborosan anggaran dan hilangnya peluang menjangkau konsumen. Menjawab tantangan tersebut, Glance dan IAS meluncurkan solusi pengukuran Invalid Traffic (IVT) dan viewability guna meningkatkan kualitas media dan performa iklan digital.
Solusi deteksi IVT dirancang untuk mengurangi aktivitas non-human atau anorganik, seperti bot, click farm, serta berbagai bentuk kecurangan dan penipuan iklan. Sementara itu, pengukuran viewability memastikan iklan memenuhi standar global, yakni tampil minimal 50 persen piksel selama satu detik untuk iklan display, atau dua detik untuk iklan video. Kedua metrik ini memastikan kampanye iklan menjangkau audiens riil secara efektif dan dapat diverifikasi.












