Herman menambahkan, mungkin saja nanti untuk penumpang dari kawasan ataupun seluruh Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian barat bisa menggunakan Bandara Kertajati.
Akan, tetapi dia mengingatkan pentingnya memperhatikan kaitannya harga bahan bakar Avtur.
Menurutnya, harga Avtur di sini lebih mahal daripada harga Avtur di Cengkareng.
Padahal transportasi bahan bakar it ke Kertajati sebetulnya lebih dekat karena berasal dari Balongan.
Akan tetapi bisa saja karena penggunaanya sedikit sehingga harganya lebih mahal, kata politisi Fraksi Partai Demokrat DPR itu.
Dengan lebih mahal dan tingginya harga Avtur tersebut, lanjutnya, maka sangat berpengaruh terhadap harga tiket sebagai instrumen untuk menggunakan transportasi udara.
Hal itulah yang seharusnya menjadi bahan pertimbangan ke depannya bahwa Pertamina harus memberikan harga yang sama sehingga sangat berpengaruh terhadap harga tiket di seluruh bandara yang ada,” katanya.
Objek kedua yang juga dibahas dalam pertemuan Komisi VI DPR RI dengan stakeholder terkait pada kesempatan kunjungan kerja reses kali ini adalah mengenai keselamatan transportasi kereta api.
Terkait hal itu dia mengaku telah membahas secara mendalam terkait banyaknya perlintasan sebidang yang sampai saat ini belum ada pintunya.












