JAKARTA-Sejumlah ekonom menilai bahwa PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang konsisten menyalurkan pembiayaan perumahan rakyat layak untuk menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) yang telah diusulkan oleh Kementerian BUMN kepada DPR.
Menurut pengamat ekonomi dari PT Bank Permata Tbk (BNLI), Josua Pardede dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/7), BBTN terbilang layak untuk mendapatkan PMN, karena bank pelat merah ini secara konsisten mendukung program pemerintah berupa pembiayaan rumah rakyat.
Dia menyebutkan, hingga saat ini BBTN masih menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Jika program FLPP ini terus berjalan, maka ekspansi kredit Bank BTN memerlukan permodalan yang kuat.
“Di situ urgensinya. Apalagi mendukung program utama pemerintah dengan menyediakan perumahan,” ujar Josua.
Dia menyatakan, usulan Kementerian BUMN untuk memberikan PMN kepada BBTN sebesar Rp2 triliun akan memperkuat struktur permodalan bank yang terkonsentrasi pada sektor pembiayaan perumahan ini.