JAKARTA-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan 60 persen tangkapan tuna, cakalang, dan tongkol, merupakan hasil jerih payah nelayan kecil. Oleh karena itu sangat penting memberdayakan para nelayan tersebut.
“Hasil analisa data tangkapan tuna yang dihasilkan oleh nelayan Indonesia menyimpulkan bahwa 60 persen lebih hasil tangkapan tuna, cakalang, dan tongkol tersebut ternyata berasal dari hasil tangkapan nelayan skala kecil kurang dari 30 GT (gross tonnage),” kata Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar di Jakarta, Kamis, (4/4/2019).
Hal itu, ujar dia, berarti bahwa perikanan tuna skala kecil mampu menyumbang, bahkan sebagai andalan kedaulatan pangan nasional, dan di saat bersamaan sektor skala kecil ini juga mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang banyak kepada masyarakat Indonesia.
Dengan demikian, lanjutnya, armada skala kecil yang dominan tersebut telah memberikan andil yang cukup besar terhadap produksi beberapa komoditas penting di Indonesia.
KKP telah bekerja sama antara lain dengan Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) melalui penandatanganan perjanjian kerja sama 22 Maret 2019 tentang “Peningkatan Peran Nelayan Kecil Dalam Pelaksanaan Praktek Penangkapan Ikan Secara Bertanggung Jawab Dengan Memanfaatkan Peluang Pasar”.















