Informasi yang dimiliki ini dapat mempercepat distribusi dan menurunkan biaya transaksi.
Efek jaringan tercipta melalui keterhubungan antar koperasi di seluruh wilayah.
Dengan bergabung dalam satu jaringan besar, koperasi-koperasi tersebut akan memiliki daya beli kolektif yang jauh lebih tinggi.
Ini memungkinkan mereka memperoleh ”barang dagangan” dengan harga yang lebih murah, sehingga biaya operasional pun dapat ditekan secara signifikan.
Jaringan bahkan mampu meningkatkan daya tawar di pasar, yang membuat petani dan produsen di desa mendapatkan harga jual yang lebih baik.
Selain itu, dengan berjejaring, 240.000 pengelola koperasi dapat saling belajar dan bertukar pengalaman.
Efek jaringan koperasi sudah terbukti membawa kesejahteraan rakyat pedesaan di Amerika Serikat, Eropa, dan juga di Vietnam dan India.
Jaringan koperasi dapat membuat kegiatan ekonomi lebih beragam dan kompetitif.
Selain itu, bahkan layanan-layanan berteknologi tinggi seperti kelistrikan juga telah terbukti dapat dilayani jaringan koperasi di beberapa negara bagian AS.
Contoh sudah banyak, sekarang saatnya kita wujudkan mimpi konstitusi kita Ekonomi Berdikari berbasis Koperasi.
Penulis adalah Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, Kemenkop RI di Jakarta














