BEKASI-Konsorsium Pemilu Bersih Bekasi (KPBB) telah mendeteksi wilayah-wilayah yang menjadi serangan politik uang di Kota Bekasi. Dari hasil temuan dilapangan, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Mustika Jaya Kecamatan Bekasi Timur terdeteksi wilayah rawan money politics.
Bahkan, diduga sejak 4 April hingga 8 April 2019 ini, terjadi pembagian uang secara massif oleh seorang caleg di sejumlah wilayah di Kota Bekasi.
“Kota Bekasi ini, darurat politik uang. Dari informasi yang berkembang di masyarakat, kami sudah mencium agenda pembagian uang yang dilakukan salah seorang caleg di Kota Bekasi ini. Kami ingatkan, jangan coba-coba bermain politik kotor di Kota Bekasi ini. Mereka akan berhadapan dengan kami,” ujar Koordinator KPBB, Zaenudin di Bekasi, (6/4).
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, ada 31 kasus terkait politik uang yang sedang diselidiki oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).
31 kasus terkait politik uang itu terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di Kota Bekasi.
Zaenudin mengaku, sudah mengantongi nama caleg yang membagi-bagikan uang kepada masyarakat di Kota Bekasi. Pola pemberian, lanjutnya, door to door ke warga.















