Di mana, aset yang dimiliki Asman tertulis Rp25,7 miliar.
Kekayaannya berupa 15 bidang tanah an bangunan senilai Rp24 miliar; alat transportasi dan mesin Rp480 juta; harta bergerak lainnya Rp616,5 juta; kas dan setara kas Rp528 juta.
“Meski sudah tidak menjabat bukan berarati masalah LHKPN selesai. Saya kira, KPK harus periksa informasi ini,” kata Uchok.
Menariknya, saat pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia pada 2020 sampai 2022, banyak pengusaha menahan duitnya, Asman justru membangun bisnis di Batam.
Di membangun politeknik, restoran dan kafe di Batam yang nilainya puluhan miliar.
Upaya untuk mengonfirmasi informasi lewat pesan pendek (WhasApp) maupun sambungan telepon, tidak direpons Asman Abnur.