JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan kabar terkait 7 kontainer surat suara sudah tercoblos di Tanjung Priok adalah berita bohong. KPU mengatakan hingga kini surat suara belum dicetak, KPU menyikapi serius kabar tersebut.
“Surat suara itu adalah logistik utama pemilu, dimana suara rakyat diekspresikan dalam surat suara, dan satu satunya pihak yang dalam undang-undang ditugaskan untuk mengadakan surat suara itu KPU,” ujar komisioner KPU Hasyim Asyari di di kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, seperti dikutip dari detik.com Rabu (2/1).
KPU menganggap isu beredarnya surat suara ini merupakan hal serius mengingat surat suara adalah logistik utama pemilu. Hasyim mengatakan saat ini KPU belum melakukan pencetakan surat suara.
“Dengan beredarnya bahwa surat suara sudah beredar dengan jumlah yang disebutkan 7 kontainer jumlahnya 80 surat suara, itu bagi KPU serius. Karena KPU belum mencetak, proses pengadaan sedang berjalan, nyetaknya aja belum,” ujar Hasyim.
Menurut dia, dengan beredarnya isu surat suara ini mengesankan KPU telah mencetak surat suara secara diam-diam. Sementara itu, terkait pemenang pelelangan saat ini telah di informasikan KPU dan dapat diakses melalui website KPU.














