Sebelumnya, Direktur Utama BBTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan, pertumbuhan kredit perseroan yang tetap positif memperlihatkan bahwa permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) memang tidak pernah lesu, meskipun ada tantangan kondisi ekonomi dan daya beli konsumen.
“Memiliki rumah merupakan impian semua orang dan selalu menjadi prioritas. Sebagai bank yang mendapat mandat khusus di sektor ini, tentu kami harus mampu menyediakan akses pembiayaan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memiliki rumah. Apapun situasinya, termasuk ketika industri bank menghadapi isu likuiditas berbiaya tinggi,” papar Nixon.
Lebih lanjut dia menyampaikan, tetap ekspansif di tengah situasi ekonomi yang menantang merupakan pilihan strategis BTN.
Hal ini bentuk dukungan dan komitmen BBTN terhadap agenda prioritas pemerintah dalam menekan angka backlog perumahan.
Akselerasi dibutuhkan agar jumlah masyarakat yang belum memiliki hunian layak dapat ditekan secara signifikan.
“Menjalankan fungsi bisnis dan sosial secara bersamaan memang bukan perkara mudah, tetapi kami harus mampu melakukan itu. Maka itu, tantangan terbesarnya adalah bagaimana kredit yang kami salurkan berkualitas tinggi dengan proses bisnis yang lebih cepat dan cost of credit semakin baik,” kata Nixon.














