Secara sectoral lanjunya, akselerasi pertumbuhan terutama terdapat pada sektor industri pengolahan serta perdagangan, hotel dan restoran. Kredit yang disalurkan pada industri pengolahan pada kelompok KMK dan KI masing -masing tumbuh 11,5% (yoy) dan 21,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 10,7% (yoy) dan 18,6% (yoy). “Sementara itu, kredit perdagangan, hotel dan restoran pada kelompok KMK dan KI masing-masing tumbuh meningkat dari 8,0% (yoy) dan 13,1% (yoy) menjadi 10,3% (yoy) dan 13,9% (yoy),” urainya.
Sedangkan suku bunga kredit masih mengalami penurunan, sementara suku bunga deposito meningkat. Pada Desember 2015, suku bunga kredit tercatat sebesar 12,83%, menurun dibandingkan dengan November 2015 sebesar 12,89%. “Suku bunga simpanan berjangka 1, 3, 6, dan 12 bulan masing-masing tercatat sebesar 7,60%, 7,99%, 8,54%, dan 8,47% pada Desember 2015, meningkat dibandingkan dengan suku bunga simpanan pada November 2015 sebesar 7,55%, 7,90%, 8,50%, dan 8,44%,” pungkasnya.













