JAKARTA-PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) hingga September 2014, berhasil menggenjot penyaluran kredit ritel hingga mencapai Rp32,33 triliun, tumbuh 23,83% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi menjelaskan peningkatan penyaluran kredit ritel merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mempertajam fokus bisnis ke segmen yang menawarkan margin lebih baik. “Pertumbuhan kredit Bank Bukopin hingga September 2014 dimotori oleh segmen ritel yang terdiri dari kredit UKM, mikro dan konsumer yang meningkat 23,83% menjadi Rp32,33 triliun dibandingkan dengan posisi September 2013 yang mencapai Rp26,1 triliun,” ujarnya.
Dia menjelaskan dari total kredit ritel yang disalurkan, segmen UKM tumbuh 18.39% menjadi Rp19,9 triliun, segmen mikro sebesar 61,63% menjadi Rp4,8 triliun dan segmen konsumer sebesar 20,52% menjadi Rp7,6 triliun. Pada periode yang sama, penyaluran kredit komersial Bank Bukopin mencapai Rp18,09 triliun. Dengan pencapaian tersebut, total kredit yang disalurkan Bank Bukopin selama sembilan bulan pertama 2014 mencapai Rp50,4 triliun, meningkat 2,44% secara year-onyear.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Perencanaan Bank Bukopin Tri Joko Prihanto menjelaskan hingga September 2014 perseroan berhasil membukukan pertumbuhan asset menjadi Rp77,9 triliun, meningkat 12,68% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.














