Pertumbuhan asset perseroan tersebut ditopang oleh kenaikan dana pihak ketiga.“Selama sembilan bulan pertama pada tahun 2014 Bank Bukopin berhasil meningkatkan mobilisasi dana pihak ketiga menjadi Rp64,1 triliun, meningkat sebesar 14,44% secara yearon- year,” ujarnya.
Pertumbuhan DPK tersebut didorong oleh kenaikan tabungan sebesar 12,74% menjadi Rp14,9 triliun dan deposito sebesar 19,55% menjadi Rp40,37 triliun. Namun demikian, pertumbuhan dana pihak ketiga perseroan selama Januari-September 2014 diikuti oleh kenaikan biaya dana. Situasi itulah yang mengakibatkan pencapaian laba bersih Bank Bukopin turun 8,29% menjadi Rp676,6 miliar.
Di sisi lain, pendapatan operasional lainnya (fee based income) perseroan pada periode yang sama tumbuh 26,54% menjadi Rp723,7 miliar, rasio LDR berada di kisaran 77,11%, dan CAR sebesar 14,49%.














