JAKARTA – PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) selama tiga bulan pertama di 2025, mampu membukukan laba bersih sebesar 18 persen (year-on-year) menjadi Rp311 miliar, sejalan dengan keberhasilan perseroan dalam menjaga kualitas pembiayaan.
Menurut Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad dalam keterangannya kepada media yang dikutip Senin (28/4), pertumbuhan laba bersih di Kuartal I-2025 tersebut, didukung kinerja positif penyaluran pembiayaan per 31 Maret 2025 yang mencapai Rp10,3 triliun.
“Bank terus berupaya menjaga kualitas pembiayaan dengan mendorong kedisiplinan dan kekompakan nasabah, serta diikuti dengan program pendampingan, yang mampu membuat kinerja tumbuh pada awal tahun ini. Semoga ikhtiar ini terus berjalan dan semakin berdampak bagi masyarakat inklusi, sehingga mereka dapat memiliki kehidupan yang lebih baik,” ucap Fachmy.
Mengacu pada laporan keuangan BTPS untuk periode berakhir 31 Maret 2025, pertumbuhan laba bersih bank syariah di bawah kendali PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) ini juga ditopang perolehan pendapatan pengelolaan dana oleh BTPS sebagai mudharib sebesar Rp1,3 triliun.
Pada Kuartal I-2025, BTPS mencatatkan hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer senilai Rp122,6 miliar atau menurun 2,5% (y-o-y).













