Pemerintah melakukan tugasnya dengan memberikan vaksin gratis, memberikan pelayanan kesehatan, serta berbagai kebijakan penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi lainnya. Masyarakat dengan melaksanakan protokol kesehatan.
“Kalau kita ingin ekonomi pulih, rakyat kembali bekerja, dan kita semuanya bisa memulihkan kesejahteraan, maka covid harus dikendalikan sama-sama. Kalau kita tetap disiplin melakukan masker, maka meskipun ada pembatasan, ekonomi tidak merosot tajam karena aktivitas bisa jalan, namun kita tidak menyebabkan covidnya kemudian menular secara cepat dan activity atau positivity ratenya akan melonjak” ungkapnya.
Pemerintah akan terus menjaga mesin-mesin pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan keempat bertahan bahkan meningkat.
Masih ada daya bagi pemerintah untuk berbelanja. Realisasi belanja menunjukkan 41% untuk belanja pemulihan ekonomi nasional, 49% untuk perlindungan sosial, 40% untuk program prioritas, 32% untuk dukungan UMKM dan korporasi.
Berbagai insentif usaha perpajakan diperpanjang sampai Desember, abodemen listrik minimal masih diberikan sampai akhir tahun, juga insentif bagi tempat usaha yang kesulitan membayar sewa.
“Jadi kita masih punya amunisi,” pungkas Menkeu













