JAKARTA- PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) selama sembilan bulan pertama tahun ini membukukan laba bersih sebesar Rp115,77 miliar atau melonjak signifikan sebesar 389,72 persen dibandingkan periode yang sama di 2021 senilai Rp23,64 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Selasa (1/11), jumlah pendapatan jasa yang diperoleh SMDR per Kuartal III-2022 mencapai Rp511,16 miliar atau mengalami kenaikan hingga sebesar 101,09 persen (year-on-year).
Seiring dengan kenaikan pendapatan tersebut, maka biaya jasa yang harus dikeluarkan SMDR selama sembilan bulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp343,71 miliar atau lebih tinggi dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp211,65 miliar.
Sehingga, laba bruto SMDR per Kuartal III-2022 menjadi Rp207,45 miliar atau mengalami kenaikan 232,24 persen (y-o-y).
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan per akhir kuartal ketiga tercatat sebesar Rp179,3 miliar atau jauh lebih besar dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp39,08 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) per Kuartal III-2022 yang senilai Rp2,27 miliar, maka laba periode berjalan yang dicatatkan SMDR menjadi Rp177,03 miliar.
Jumlah ini masih jauh lebih besar ketimbang laba periode berjalan per Kuartal III-2021 yang senilai Rp37,35 miliar.















