Investasi strategis ini sangat penting bagi VENTENY dalam bersiap untuk ekspansi bisnis Perseroan di tahap selanjutnya.
“Sejak hadir di Indonesia pada tahun 2019, kami telah mengalami pertumbuhan yang pesat. Sekarang, kami berkomitmen untuk memperkuat fondasi kami untuk mempertahankan momentum ini dan mencapai visi yang lebih luas di Indonesia dan Asia Tenggara,” tambah Jun.
Layanan B2B Financial Services, sebagai kontributor utama pendapatan VENTENY, mengalami peningkatan pendapatan sebesar 26% dari tahun ke tahun.
Sejak awal tahun hingga 30 September 2024, VENTENY telah menyalurkan lebih dari Rp 1,2 triliun pendanaan produktif untuk bisnis dan UMKM di Indonesia.
Untuk mendukung pertumbuhan layanan keuangan Perseroan, VENTENY telat mendapatkan pendanaan sebesar JPY 2,2 miliar dari Jepang dengan suku bunga rendah dari Januari hingga September 2024.
Dana ini dikombinasikan dengan pendanaan dari Singapura dan bank lokal Indonesia, semakin memperkuat kapasitas pertumbuhan Perseroan.
Dengan investasi strategis dan pendanaan ini, VENTENY makin siap untuk memperluas bisnis Perseroan di seluruh Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya untuk menjembatani kesenjangan pendanaan bagi UMKM, Perseroan juga mendapatkan dukungan kuat dari pemerintah daerah dan asosiasi.













