Menteri Marwan mengatakan, upaya menyukseskan pembangunan desa, daerah tertinggal dan transmigrasi memerlukan kerjasama yang kokoh dari semua elemen masyarakat. “Kita harus bahu membahu dan saling mendukung setiap program. Dengan begitu, tanggung jawab “membangun” tidak hanya menjadi milik “Negara”, namun juga menjadi tanggung jawab bagi seluruh elemen masyarakat di Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT LEN Industri (Persero) Arifin Habiebie menjelaskan, PATS yang dipasang di Gorontalo ini memiliki dua jenis dengan kekuatan menyediakan air yang sangat ampuh. Pertama dengan kekuatan menghasilkan air 3 liter per detik dan dalam satu hari bisa mengairi 1,8 hektar sawah. “Kedua adalah PATS dengan 18 panel yang bisa memproduksi air sebanyak 7 liter per detik, dan dalam sehari bisa mengairi 6 hektar sawah. Ini dalam kondisi musim kemarau,” terangnya.













