“Kalau dari GE, mereka melaporkan terlibat dalam pembangunan power plant
di Jawa, yang pengembangannya akan mendekati 3 giga watt. Mereka tentu
sangat mengapresiasi terhadap kebijakan yang telah diambil oleh
Pemerintah Indonesia saat ini,” paparnya.
Selanjutnya, Menperin juga bertemu dengan perusahaan industri farmasi Abbott. Menurutnya, Abbott memberikan perhatian terhadap adanya kebijakan mengenai lokal konten dan sertifikasi halal. Mereka akan menyesuaikan penerapan dari regulasi tersebut.
“Sebagai perusahaan farmasi, pada dasarnya memang sangat mengikuti regulasi. Mereka berharap diberikan waktu yang cukup untuk melakukan implementasi peraturan-peraturannya,” imbuh Airlangga.
Dari
berbagai hasil pertemuan dengan para pelaku industri skala global di
ajang WEF 2019, Menperin menegaskan, secara umum mereka merasa percaya
diri untuk terus berinvestasi di Indonesia karena terciptanya iklim
usaha yang kondusif.
“Selain itu, dari WEF 2019, kami berharap perekonomian dunia lebih memiliki kepastian, sehingga pertumbuhannya bisa lebih tinggi lagi. Sebab, bagi Indonesia, dengan pertumbuhan yang lebih tinggi itu, akan meningkatkan lapangan pekerjaan dan investasi,” tuturnya













