Agus Martowardojo menekankan pasar keuangan domestik berjalan stabil. Namun dalam skala global, kata Agus, pelaku pasar memang sedang “risk-off” atau cenderung bersikap menghindari risiko dengan menarik dananya dari pasar keuangan.
Fenomena “risk-off” dalam skala global itu karena pelaku pasar sedang “wait and see” menyusul adanya dinamika dari pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 8 November 2016 mendatang. “Jarak antara kandidat (Hilarry Clinton dan Donald Trump) terus dekat, maka itu di dunia ada risk-off,” kata dia.
Selain itu, “risk-off” itu juga terjadi karena terus menurunnya harga minyak dunia menyusul belum adanya kesepakatan dalam pertemuan di OPEC, dan keyakinan pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve pada Desember 2016 mendatang. “Jadi ada risk-off di dunia. Tapi di indonesia secara umum pasar keuangan stabil,” pungkasnya. ***














