JAKARTA,BERITAMONETER.COM – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sepanjang 2025 hanya mampu meraup laba bersih USD760,18 juta alias tersungkur 37,2 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar USD1,21 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan AADI untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, entitas usaha PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) ini mencatatkan pendapatan usaha USD4,91 miliar atau melorot 7,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 mencapai USD5,32 miliar.
Seiring dengan koreksi revenue tersebut, beban pokok pendapatan AADI tercatat menurun 5,3 persen (year-on-year) menjadi USD3,65 miliar, sehingga laba bruto di 2025 menjadi USD1,26 miliar atau terperosok 13,9 persen dibandingkan setahun sebelumnya sebesar USD1,47 miliar.
Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha Adaro Indonesia tercatat USD1,04 miliar anjlok 29,6 persen (y-o-y).
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan tercatat USD1,06 miliar atau terjerembab 31,5 persen dibandingkan pada Januari-Desember 2024 yang sebesar USD1,54 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar USD206,16 juta, maka laba tahun berjalan AADI menjadi USD849,18 juta pada 2025 atau terperosok 36 persen (y-o-y).












