JAKARTA – PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) selama enam bulan pertama tahun ini, membukukan laba bersih Rp41,64 miliar atau melambung 123,15 persen dibandingkan dengan capaian di Semester I-2024 yang senilai Rp18,66 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan ASRI untuk periode berakhir 30 Juni 2025 yang dikutip Rabu (6/8), perusahaan milik PT Manunggal Prime Development ini mencatatkan pendapatan Rp1,12 triliun atau merosot 40,42 persen dibandingkan Semester I-2024 yang mencapai Rp1,88 triliun.
Seiring dengan koreksi omzet tersebut, beban pokok pendapatan ASRI ikut menurun hingga 44,41 persen (year-on-year) menjadi Rp504,49 miliar, sehingga laba bruto di Semester I-2025 menjadi Rp611,28 miliar atau menurun 37,22 persen (y-o-y).
Namun selama enam bulan pertama di 2025, emiten properti dan real estate ini berhasil membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp50,18 miliar atau melonjak 81,16 persen dibandingkan dengan perolehan di Semester I-2024 yang senilai Rp27,7 miliar.
Lonjakan laba itu terutama ditopang penurunan beban bunga dan beban keuangan di 1H25 sebesar 34,59 persen (y-o-y) menjadi Rp310,32 miliar, penurunan beban pajak final hingga 40,17 persen (y-o-y) menjadi Rp30,29 miliar dan ditambah lagi dengan beban penjualan yang hanya Rp47,8 miliar atau lebih rendah 36,71 persen (y-o-y).













