JAKARTA-PT Bundamedik Tbk (BMHS) selama enam bulan pertama tahun ini hanya mencatatkan laba bersih senilai Rp53,46 miliar atau melorot hingga 60,34 persen (year-on-year).
Berdasarkan laporan keuangan BMHS yang dikutip Selasa (23/8), penurunan laba bersih perseroan dipengaruhi oleh jumlah pendapatan di Semester I-2022 yang merosot 9,67 persen menjadi Rp814,91 miliar dari Rp902,18 miliar di periode yang sama 2021.
Namun, BMHS bisa menekan jumlah beban pokok pendapatan di paruh pertama tahun ini sebesar 2,83 persen (y-o-y) menjadi Rp436,31 miliar.
Sehingga, laba bruto di Semester I-2022 menjadi Rp378,6 miliar atau masih lebih rendah dibanding Semester I-2021 yang mencapai Rp453,15 miliar.
Sementara itu, jumlah laba periode berjalan yang dicatatkan BMHS di Semester I-2022 senilai Rp78,95 miliar atau lebih rendah dibanding periode yang sama di 2021 sebesar Rp199,04 miliar.
Sedangkan, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di Semester I-2022 senilai Rp53,46 miliar atau terpuruk 60,34 persen (y-o-y).
Per 30 Juni 2022, total liabilitas BMHS tercatat meningkat menjadi Rp1,11 triliun dari Rp1 triliun per 31 Desember 2021.
Tetapi, jumlah ekuitas perseroan hingga akhir Semester I-2022 mengalami kenaikan menjadi Rp1,79 triliun dibanding posisi per akhir Desember 2021 yang senilai Rp1,69 triliun












