Adapun besaran laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 9M25 senilai Rp184,4 miliar atau anjlok 38,46 persen dari laba bersih 9M24 yang mencapai Rp299,63 miliar.
Per 30 September 2025, jumlah ekuitas DAAZ tercatat 2,1 triliun atau meningkat 1,45 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp2,07 triliun.
Hingga akhir Kuartal III-2025, total liabilitas mencapai Rp3,89 triliun atau membengkak 27,12 persen (year-to-date).














