JAKARTA-PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) sepanjang 2021 hanya membukukan laba bersih senilai Rp714,74 miliar.
Padahal setahun sebelumnya perseroan berhasil meraup hingga Rp1,35 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan DMAS yang dipublikasi Jumat (8/4), penurunan laba bersih tersebut dipengaruhi oleh jumlah pendapatan usaha yang anjlok menjadi Rp1,44 triliun dari Rp2,63 triliun pada 2020.
Sementara itu, beban pokok pendapatan DMAS di 2021 tercatat senilai Rp594,2 miliar atau jauh lebih rendah dibanding setahun sebelumnya yang mencapai Rp1,01 triliun.
Sehingga, laba bruto perseroan untuk Tahun Buku 2021 menjadi Rp846,53 miliar.
Direktur dan Sekertaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto dalam keterangan resmi Deltamas mengatakan, segmen industri menjadi kontributor utama pendapatan usaha DMAS, dengan sumbangan sebesar Rp1,18 triliun.
Segmen hunian dan komersial masing-masing menyumbang Rp125 miliar dan Rp117 miliar, segmen hotel menyumbang Rp11 miliar. Sementara itu, segmen sewa menyumbang Rp8 miliar.
“Penjualan lahan industri kepada pelanggan-pelanggan dari sektor otomotif dan turunannya, serta sektor data center telah menjadi penopang utama pendapatan usaha di 2021,” kata Tondy.
Pada Tahun Buku 2021, jumlah beban usaha DMAS tercatat sebesar Rp181,3 miliar, sehingga laba usaha menjadi Rp665,23 miliar.














