JAKARTA-PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) pada Tahun Buku 2022 membukukan laba bersih mencapai USD138,84 juta atau melesat hingga 893,84 persen dibanding setahun sebelumnya yang hanya senilai USD13,97 juta.
Berdasarkan laporan keuangan ESSA yang dipublikasi di Jakarta, Senin (20/2), perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh total pendapatan di 2022 yang sebesar USD731,49 juta atau melonjak 141,07 persen (year-on-year).
Pendapatan ESSA ini merupakan tertinggi dalam sejarah beroperasinya ESSA.
Seiring dengan lonjakan pendapatan, jumlah beban pokok pendapatan yang dicatatkan ESSA di 2022 meningkat 102,09 persen (y-o-y) menjadi USD390,33 juta. Sehingga, laba bruto pada tahun lalu menjadi USD341,16 juta atau lebih tinggi 209,33 persen (y-o-y).
Adapun jumlah laba sebelum pajak yang dibukukan ESSA untuk Tahun Buku 2022 mencapai USD276,06 juta atau terbang 2.635,98 persen dibanding setahun sebelumnya yang cuma senilai USD10,09 juta.
Dengan adanya beban pajak di 2022 yang sebesar USD55,27 juta, maka laba tahun berjalan ESSA menjadi USD220,79 juta atau jauh lebih besar dibanding 2021 yang senilai USD14,35 juta.
Sedangkan, besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2022 sebesar USD138,84 juta atau meroket 893,84 persen (y-o-y).














