JAKARTA-PT Gudang Garam Tbk (GGRM) per Kuartal III-2021 mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp4,14 triliun dari Rp5,65 triliun.
Sementara itu, total liabilitas tercatat melambung menjadi Rp25,53 triliun akibat adanya utang cukai, PPN dan pajak rokok sebesar Rp18,75 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi Jumat (29/10), penurunan laba bersih GGRM per Kuartal III-2021 tersebut, terutama dipengaruhi oleh kenaikan jumlah biaya pokok pendapatan selama sembilan bulan pertama tahun ini.
Hingga akhir Kuartal III-2021, pendapatan GGRM tercatat sebesar Rp92,07 triliun atau mengalami kenaikan dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp83,38 triliun.
Namun, biaya pokok pendapatan selama sembilan bulan pertama tahun ini melonjak menjadi Rp81,67 triliun dari Rp70,39 triliun per Kuartal III-2020.
Sehingga, laba bruto GGRM hingga akhir September 2021 tercatat menurun menjadi Rp10,4 triliun dari Rp12,98 triliun pada periode yang sama di 2020.
Sedangkan, laba sebelum pajak untuk periode yang berakhir 30 September 2021 tercatat Rp5,28 triliun atau lebih rendah dibanding per akhir Kuartal III-2020 yang sebesar Rp7,28 triliun.
Dengan jumlah beban pajak penghasilan (neto) per akhir Kuartal III-2021 yang sebesar Rp1,14 triliun, maka laba bersih periode berjalan menjadi senilai Rp4,14 triliun atau mengalami penurunan dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp5,65 triliun.













