Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2025 juga senilai Rp32,18 miliar atau ambles 76,49 persen (y-o-y).
Jumlah ekuitas Tanjung Bunga per 31 Desember 2025 sebesar Rp859,24 miliar atau meningkat 3,41 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp830,89 miliar.
Hingga akhir 2025, total liabilitas membengkak 17,73 persen (y-o-y) menjadi Rp545,29 miliar, yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp303,11 miliar.
Per 31 Desember 2025, total aset emiten milik Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan ini tercatat Rp1,4 triliun atau meningkat 8,53 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas meningkat 10,84 persen menjadi Rp86,90 miliar dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp78,4 miliar.













