JAKARTA-PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) sepanjang 2021 mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp1,79 triliun dibanding setahun sebelumnya yang sebesar Rp1,81 triliun.
Padahal, jumlah pendapatan bersih pada tahun lalu tercatat meningkat.
Berdasarkan laporan keuangan INTP yang dikutip Jumat (25/3), pada periode yang berakhir 31 Desember 2021 jumlah pendapatan bersih perseroan mencapai Rp14,77 triliun atau mengalami peningkatan dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp14,18 triliun.
Seiring dengan peningkatan pendapatan tersebut, jumlah beban pokok pendapatan INTP di 2021 juga mengalami kenaikan menjadi Rp9,64 triliun dari Rp9,07 triliun di 2021.
Sehingga, laba bruto untuk Tahun Buku 2021 menjadi Rp5,13 triliun.
Sementara itu, laba sebelum pajak yang dicatatkan INTP untuk periode yang berakhir 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp2,23 triliun atau sedikit lebih tinggi dibanding 2020 yang senilai Rp2,15 triliun.
Dengan jumlah beban pajak penghasilan (neto) di 2021 yang mencapai Rp445,51 miliar, maka laba tahun berjalan INTP untuk Tahun Buku 2021 menjadi senilai Rp1,79 triliun.
Jumlah laba tahun berjalan ini lebih rendah dibandingkan dengan perolehan di 2020 yang sebesar Rp1,81 triliun.











