Sedangkan, total ekuitas hingga akhir Maret 2022 tercatat sebesar USD1,23 miliar atau lebih tinggi dibanding posisi per akhir Desember 2021 yang senilai USD1,2 miliar.
Menurut Direktur ITMG, Junius Prakasa Darmawan dalam keterangannya kepada direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), lonjakan liabilitas tersebut dikarenakan adanya utang pembayaran dividen yang diumumkan pada Maret 2022.
Namun, saat ini ITMG tidak lagi memiliki utang dividen, karena sudah dibayarkan pada April 2022.














