Sedangkan, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Kuartal III-2022 senilai Rp625,41 miliar atau melorot 3,21 persen dibanding periode yang sama di 2021 sebesar Rp646,14 miliar.
Per 30 September 2022, total liabilitas JRPT terpantau membengkak menjadi Rp3,7 triliun dari Rp3,59 triliun pada 31 Desember 2021.
Sementara itu, jumlah ekuitas hingga akhir Kuartal III-2022 tercatat sebesar Rp8,43 triliun atau mengalami kenaikan dibanding per akhir Desember 2021 yang senilai Rp8,15 triliun.














