Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2023 yang sebesar Rp 827,83 miliar, maka laba tahun berjalan KLBF menjadi Rp 2,78 triliun atau melorot 19,42 % (y-o-y).
Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 2,77 triliun atau merosot 18,05 % (y-o-y).
Per 31 Desember 2023, total ekuitas KLBF tercatat Rp 23,12 triliun atau meningkat 4,62 % (y-o-y), sedangkan jumlah liabilitas bisa ditekan 23,35 % (y-o-y) menjadi Rp 3,94 triliun.















