JAKARTA – PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) sepanjang 2024, membukukan laba bersih sebesar Rp1,48 triliun atau melonjak 93,8 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2023 senilai Rp762 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan LSIP untuk periode berakhir 31 Desember 2024 yang dikutip Senin (3/3), emiten di bawah kendali PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) ini mencatatkan pendapatan Rp4,56 triliun atau bertumbuh 8,83 persen dibandingkan dengan perolehan di 2023 yang sebesar Rp4,19 triliun.
Di tengah pertumbuhan revenue tersebut, LSIP mampu menekan beban pokok penjualan di 2024 hingga 15,46 persen (year-on-year) menjadi Rp2,57 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang tahun lalu menjadi Rp1,99 triliun atau melambung 73,04 persen dibandingkan dengan laba kotor di 2023 yang sebesar Rp1,15 triliun.
Pada Tahun Buku 2024, LSIP mencatatkan laba usaha sebesar Rp1,55 triliun atau melesat 104,2 persen (y-o-y).
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan di sepanjang 2024 mencapai Rp1,77 triliun atau melompat 94,5 persen (y-o-y).
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2024 sebesar Rp297,4 miliar, maka laba tahun berjalan LSIP menjadi Rp1,48 triliun meningkat hingga 94 persen dibandingkan Tahun Buku 2023 senilai Rp760,67 miliar.














