KUALA LUMPUR-Maybank mencatat Laba Sebelum Pajak dan Kepentingan Non Pengendali (PATAMI) meningkat menjadi RM3,07 miliar untuk enam bulan yang berakhir 30 Juni 2013 atau tercatat 10,4% lebih tinggi dari RM2,78 miliar PATAMI tahun lalu. Laba ini ditopang oleh kinerja kuartal kedua yang lebih kuat. Laba Sebelum Pajak Grup tumbuh 7,5% menjadi RM4,22 miliar dibandingkan RM3,92 miliar pada Juni 2012. “Saya gembira kinerja semester pertama kami kuat, terutama dengan portofolio yang terdiversifikasi dengan baik dan fokus yang berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja di tengah iklim eksternal yang menantang,” ujar Chairman Maybank, Tan Sri Megat Zaharuddin Megat Mohd Nor dalam surat elektroniknya Minggu (25/8).
Menurut dia, kinerja didukung dengan pertumbuhan kredit yang kuat sebesar 9,1%, kenaikan yang signifikan pada fee income dan pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi di seluruh sektor bisnis. Selain itu, laba yang meningkat dari dua pasar utama, Singapura dan Indonesia serta bisnis perbankan Syariah yang mendukung kinerja Grup secara keseluruhan.
Fee income meningkat 22,7% dari kuartal sebelumnya dan 8,0% dari tahun sebelumnya, didukung terutama dari keuntungan portofolio investasi; pendapatan trading yang lebih tinggi terutama dari pendapatan brokerage Maybank Kim Eng’s di Thailand, serta kenaikan komisi, service charges dan fee. Sementara fund based income tumbuh 8,2% dari tahun sebelumnya. Fokus Grup secara berkelanjutan pada pengelolaan biaya juga memperbaiki biaya overhead dalam total pendapatan, yang membantu meningkatkan laba bersih secara keseluruhan.













