JAKARTA – PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) selama tiga bulan pertama tahun ini, membukukan laba bersih Rp190,38 miliar atau bertumbuh 20,06 persen dibandingkan dengan Kuartal I-2024 yang senilai Rp158,57 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan MIDI untuk periode berakhir 31 Maret 2025 yang dikutip Rabu (30/4), emiten di bawah kendali AMRT ini mencatatkan pendapatan Rp5,52 triliun atau meningkat 15,24 persen dibandingkan dengan perolehan di Kuartal I-2024 yang sebesar Rp4,79 triliun.
Seiring dengan peningkatan omzet tersebut, beban pokok pendapatan di Kuartal I-2025 mengalami kenaikan 15,3 persen (year-on-year) menjadi Rp4,07 triliun, sehingga laba bruto MIDI selama tiga bulan pertama di 2025 menjadi Rp1,45 triliun atau melompat 14,17 persen (y-o-y).
Pada periode Januari-Maret 2025, MIDI meraih laba usaha sebesar Rp245,02 miliar atau mengalami kenaikan 17,15 persen (y-o-y).
Adapun laba sebelum pajak penghasilan di Kuartal I-2025 tercatat Rp230,67 miliar atau meningkat 18,86 persen (y-o-y).
Dengan adanya beban pajak penghasilan di Kuartal I-2025 sebesar Rp57,48 miliar, maka laba periode berjalan MIDI menjadi Rp173,19 miliar atau naik 15,94 persen (y-o-y).
Adapun besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di Kuartal I-2025 senilai Rp190,38 miliar atau bertumbuh 20,06 persen (y-o-y).















