JAKARTA- PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) sepanjang 2021 membukukan laba bersih sebesar Rp2,5 triliun atau bertumbuh 20 persen (year-on-year), dengan kontribusi utama dari pendapatan bunga bersih sebesar Rp7,6 triliun atau mengalami peningkatan 7 persen (y-o-y).
Menurut Presiden Direktur NISP, Parwati Surjaudaja di Jakarta, Senin (31/1), pertumbuhan penyaluran kredit Bank OCBC NISP terutama didorong oleh pertumbuhan kredit ritel.
Adapun rasio kredit macet (NPL) NISP per akhir Desember 2021 sebesar 0,9 persen (net), sedangkan NPL gross sebesar 2,4 persen.
“Sejalan dengan visi kami menjadi mitra tepercaya untuk meningkatkan kualitas hidup, kami fokus dalam mendukung nasabah untuk beradaptasi dengan tantangan karena pandemi,” ucap Parwati.
Dia menyebutkan, NISP terus berupaya menghadirkan inovasi dan inisiatif untuk membantu nasabah meraih financial fitness, baik nasabah individu dalam mengelola keuangan maupun nasabah korporasi dalam mempertahankan dan mengembangkan bisnis.
Lebih lanjut Parwati mengatakan, NISP melihat adanya pertumbuhan minat nasabah untuk mengembangkan dana melalui produk-produk investasi.
Pada Desember 2021, transaksi produk wealth management untuk produk reksa dana, bancassurance dan surat berharga secara keseluruhan mengalami peningkatan pendapatan sebesar 15 persen (y-o-y).














